Saat Rammang Bermain Bola di Gu

Thursday, 12 May 2016 0 komentar

Foto: Andi Khaerul.blogspot.co.id

SIAPA yang tidak mengenali Andi Rammang? Ia adalah pesepakbola legendaris Makassar yang sampai kini namanya diabadikan sebagai julukan bagi klub sepakbola professional PSM Makassar. Selain Juku Eja, PSM Makassar biasa juga disebut sebagai Pasukan Rammang. Rammang memang telah menjelma dewa, ia dikenang sebagai seorang pahlawan sepakbola yang melambungkan Makassar sehingga dikenal di seantero dunia.

Patung dirinya kini dengan gagah berdiri di sisi timur lapangan Karebosi Makassar. Maka jika Argentina punya Maradona, Brazil punya Pele, Prancis punya Platini, Jerman punya Beckenbauer, Indonesia punya Rammang!

Dimasanya sepakbola tanah air dikerek naik setara majunya sepakbola bangsa-bangsa Eropa dan Asia Timur. Pada olimpiade di Melbourne Australia tahun 1956 rammang memimpin tim Indonesia menahan imbang tim kuat waktu itu negeri Beruang Merah Uni Soviet dengan skor kacamata 0-0

Tak dinyana bahwa ternyata di tahun 1960-an si kidal lincah dan ahli menyepak salto kebanggan Makassar itu ternyata pernah datang membawa timnya dan bermain di Gu. Sebelum bermain ia sesumbar hendak membikin paling tidak Sembilan gol ke gawang tim Tangkalawa GU yang di jaga La Kandari. La Kandari adalah seorang dari Kendari yang dibawa/didatangkan Dani Daud, Babinsa di Distrik Gu masa itu.

Tetapi saat bertanding, Ia kaget bukan kepalang, dugaannya itu meleset. Dalam separuh pertandingan gawang Tangkalawa GU yang dibekingi Saahu, Samiu, dan La Aande masih saja perawan tak mampu dijebolnya. Ketiga bek bertenaga kuda itu kemudian dikaguminya sebagai tangguh dan kuat, bisa dengan mudah memotong dan memutus aliran bola dengan sepakan yang taktis, tepat, cepat dan akurat. Rammang tampak frustrasi dan hanya berlari-lari awas tanpa mendapatkan sodoran bola.

Bahkan memasuki babak kedua tim Tangkalawa GU unggul lebih dulu melalui gol yang dicetak Almarhum pak Asis (Guhu Azizi/La Ode Abdul Asis Hasyim). Proses terjadinya gol itu sangat cepat. Dari belakang Saahu menyepak bola lambung melewati beberapa pemain tengah tim Rammang. Bola itu jatuh di kaki Suleman (Wa Uma Waati), ia dengan cepat menggiring bola itu, menyepaknya ke kiri luar depan, di sana ada Suowo (wauma Lamutu), di dribelnya bola itu dengan taktis, karena terpepet dan diapit lawan, dengan sigap Suowo mendorong bola itu ke Labauka, Labauka dengan lincah berputar menggocek, mengecoh lawan yang datang menghadangnya, lalu dengan cepat ia sepak meneruskan bola itu ke Labondera yang berdiri bebas di samping kanan gawang, tapi seketika lawan datang merubung, ia tak mendapat ruang tembak, maka disepaknya bola ke tengah mulut gawang, di sana pak Asis berdiri bebas di muka mulut gawang, ia sepak keras sekali bola itu dan kiper tim Rammang melompat salah arah, ia hanya menangkap angin saja, bola terceplok masuk merobek gawangnya. Tangkalawa Gu 1, Tim Rammang 0.

Bukan main sorak sorai teriak orang-orang yang menonton, rammang tampak kaget, sadarlah ia bahwa tim yang dilawannya ini bukan ecek-ecek yang cetek sebagaimana yang dikiranya. Maka tampak kemudian mereka lebih kompak dan memulai serius, serangan dibangun terus-terus. Pengalaman bermain di level internasionalnya menjadikannya tak mudah menyerah, maka mendekati waktu selesai mereka bisa membalikan keadaan dengan membikin dua gol, tim Rammang berbalik unggul menjadi 2-1. Sampai pluit tanda selesai dibunyikan skor itu tak berubah.

Usai pertandingan, Rammang memuji Tim Tangkalawa Gu sebagai tim yang kuat dan tangguh, meskipun timnya menang tetapi ia tak merasa menang, ia tak puas dengan kemenangan tipis yang hanya 2-1. Baginya menang dengan skor tipis begitu melawan tim kampung adalah sebuah  kekalahan, sebuah kesalahan.

Berikut susunan Pemain Tim Tangkalawa Gu:
Depan: Labondera, Suowo, Suleman, Labauka
Tengah: La Ode Abdul Azis Hasyim, Lagani Icu, Lapao
Belakang: Saahu, Samiu, La Aande
Kiper: Lakandari (orang kendari, dibawa oleh Dani Daud, Babinsa/Camat Gu)

0 komentar:

 

©Copyright 2011 La Yusrie | TNB